Sabun alami tanpa diterjen, inilah manfaatnya

Sabun dikenal dengan ukuran, jenis, aroma , dan warna yang beragam. Ada sabun kecantikan, sabun kesehatan, sabun penghilang bau, sabun bayi dan banyak lainnya. Kita menggunakan sabun setiap hari untuk mencuci tangan atau mandi.

Setiap sabun dibuat dengan cara yang berbeda-beda. Umumnya kita ketahui sabun itu ada yang alami, dan sabun masal yang dibuat secara pabrikan. Harga sabun alami biasanya tergolong tinggi, karena memberi banyak manfaat sungguhan untuk kesehatan dan kecantikan Anda. Yuk kita simak apa itu sabun alami dan beberapa alasan mengapa Anda harus menggunakannya.

Apa itu sabun alami?
Sabun alami dibuat menggunakan berbagai bahan alami dan organik. Salah satunya adalah paduan lemak halal dan minyak nabati yang kaya akan vitamin, antioksidan, dan nutrisi. Bahan baku tersebut dibutuhkan rambut dan seluruh kulit Anda.

Untuk khasiat yang beragam, banyak bahan penting lain juga yang ditambahkan sebagai bahan sabun alami. Di antaranya madu, tanah liat, garam, ekstrak botani, dan minyak esensial. Orang yang kulitnya sensitif akan sangat mudah merasakan dan melihat perbedaan saat menggunakan sabun alami. Dengan berbagai kombinasi bahan, apakah itu organik atau tidak, selalu ada sabun alami yang cocok untuk semua orang.

Manfaat menggunakan sabun alami

Sabun alami akan melembabkan kulit karena mengandung bahan utama gliserin murni. Secara umum, gliserin adalah pelembab kulit yang hebat. Sifatnya humektan karena melembabkan dan melembutkan kulit.

Sementara, sabun yang dibeli di toko atau yang diproduksi masal secara pabrikan biasanya miskin gliserin. Sebab secara komersil, perusahaan memisahkan gliserin untuk produk lotion dan krim. Dengan demikian, lebih banyak produk yang harus dipakai konsumen untuk mendapatkan manfaat optimal bagi kulit.

Padahal, sabun tanpa gliserin membuat kulit menjadi kering dan kasar. Jika rutin menggunakannya tanpa disertai lotion atau krim, dapat menyebabkan kulit gatal, bersisik dan kering yang berlebihan.

Sabun alami terdiri atas bahan-bahan yang lebih baik

Sabun yang diproduksi pabrik secara masal mengandung bahan-bahan sintetis murah untuk diproses di laboratorium. Bahan-bahan buatan ini bisa membahayakan sistem endokrin, reproduksi, pernapasan, dan kekebalan tubuh Anda, selain apa yang mereka lakukan pada kulit Anda. Sebaliknya, sabun alami biasanya terbuat dari bahan-bahan alami seperti shea butter, minyak zaitun, minyak kelapa dan lemak hewani halal yang sangat bergizi dan lembut bagi kulit.

Sabun alami itu ramah lingkungan

Sabun yang dibeli di toko atau komersial biasanya diproduksi secara masal di pabrik yang fokus pada memaksimalkan keuntungan dengan mengorbankan banyak konsumen dan lingkungan. Misalnya dengan memperbanyak busa melalui kandungan diterjen, kulit Anda menjadi kering dan air yang digunakan untuk membilas pun semakin banyak. Berapa galon air bersih harus dibuang dan kemudian mencemari air tanah di sekitar Anda? Sementara, sabun dengan bahan alami tanpa diterjen akan memberikan manfaat kelembaban kulit kepada Anda sekaligus tidak merusak lingkungan, karena mudah dibilas dengan sedikit air saja. Anda bisa berhemat juga menjaga kelestarian alam.

Kesimpulan
Bahan baku dan proses pembuatan sabun alami sangat berbeda dari sabun masal buatan pabrik. Semakin alami sabun yang Anda gunakan, semakin banyak manfaat yang Anda rasakan. Tidak hanya bagi kesehatan dan kecantikan Anda, tetapi juga untuk lingkungan Anda.***(arya)