Penjelasan tentang bahan aktif dalam produk perawatan

Kian hari industri kecantikan semakin berinovasi. Selalu ada “ramuan ajaib” yang baru diperkenalkan berbagai brand agar digunakan konsumen pada rutinitas perawatan kulitnya. Sebut saja dari yang berupa vitamin, aneka asam, dan lain sebagainya, itulah ramuan ajaib alias bahan aktif untuk kulit Anda. Apa sih bahan aktif? Mengapa beberapa bahan aktif begitu penting dalam produk perawatan kulit? Mari kita simak penjelasan berikut.

Bahan aktif adalah senyawa kimiawi yang terdapat di dalam sumber nabati atau hewani yang memberikan sifat khusus dan karakteristik dari sumber tersebut. Pada produk kecantikan, bahan aktif yang terkandung adalah zat perawatan yang mengatasi masalah kulit termaksud oleh produk. Seharusnya, bahan aktif tersebut telah terbukti secara ilmiah benar-benar memiliki efek yang diinginkan. Artinya produk akan melakukan perawatan sesuai tujuan pembuatan. 

Bukan berarti bahwa bahan-bahan lain (tidak aktif) tidak berguna. Perpaduan keduanya adalah kunci untuk membantu bahan aktif melakukan perannya. Jika tidak dipadukan, umumnya sebuah produk perawatan kulit hanya melembabkan atau membersihkan saja, tanpa fungsi tambahan.

Neal Schultz, MD, profesor dermatologi klinis di Mount Sinai School of Medicine, dan penulis It’s Not Just About Wrinkles, menjelaskan bahwa perawatan kulit bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat, pengelupasan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori, menghilangkan minyak berlebih , atau mengurangi peradangan. Berikut beberapa contoh bahan (zat) aktif pada perawatan kulit dengan fungsi tersebut.

Madu Mentah

Madu mentah mengandung bahan aktif methylglyoxal (MGO) yang menyeimbangkan bakteri pada kulit Anda. Inilah produk hebat untuk digunakan untuk menghilangkan jerawat. Madu Manuka misalnya, telah dipelajari sebagai produk anti-jerawat dan terbukti secara signifikan lebih efektif daripada produk populer lainnya.

Madu mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit Anda. Jika Anda memiliki luka atau eksim, madu yang tidak dipasteurisasi terbukti secara klinis dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi peradangan.

Madu mentah juga merupakan exfoliator alami. Artinya, jika Anda mengoleskannya ke wajah, maka kulit kering yang kusam akan terangkat dan menggantinya dengan sel-sel kulit baru di bawahnya.

Virgin Coconut Oil (VCO) 

Seperti asam laurat, asam kaprat pada VCO telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri. Dengan demikian, bahan aktif pada VCO tersebut dapat mengurangi peradangan dan menghidrasi kulit sensitif sekalipun.

Produk pembersih wajah yang mengandung VCO juga terbukti dapat mengangkat sisa makeup waterproof dengan efektif sampai ke pori-pori.

Spirulina

Zat aktif phycocyanin pada spirulina berfungsi untuk mengurangi peradangan dan mendorong pergantian sel sehingga kulit tampak lebih muda. Spirulina juga bekerja dengan baik pada kulit yang kusam. Proses detoksifikasi lembut oleh spirulina mendorong pembaruan sel yang membuat Anda tampil bercahaya dari dalam.

Glutathione

Glutathione adalah tripeptide — yaitu protein yang sangat kecil — terdiri dari tiga asam amino: sistein, glisin, dan asam glutamat (atau glutamat). Sering disebut “dewa”-nya antioksidan, zat aktif L-glutathione meningkatkan kinerja dan mendaurulang antioksidan lain, yaitu vitamin C dan E, serta asam alfa lipoat dan CoQ10.

Semua contoh bahan aktif tersebut dapat ditemukan pada berbagai macam produk perawatan kulit  seperti serum, suplemen, sabun antiseptik, sabun anti jerawat, lotion, dan lainnya. Setiap produk kecantikan itu dapat berbahan aktif secara tersendiri atau terkombinasi. Anda dapat memilih produk yang cocok sesuai kondisi kulit. Semakin kaya zat aktif yang terkandung dalam produk, semakin efektif pula fungsi perawatan kulit yang bisa Anda peroleh.

Kesimpulan

Industri kecantikan selalu menyertakan bahan aktif sebagai “ramuan ajaib” pada produk perawatan kulit. Bahan aktif adalah zat yang kaya fungsi, bersumber dari hewan maupun tumbuhan.

Bahan aktif pada produk perawatan kulit bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat, pengelupasan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori, menghilangkan minyak berlebih , atau mengurangi peradangan. Ini dapat  dilakukan oleh beberapa bahan aktif seperti madu, VCO, spirulina, glutathione, dan lain sebagainya.

Pilihlah produk yang cocok sesuai kondisi kulit. Produk yang kaya zat aktif efektif memberikan merawat kulit Anda.***(arya)