Mengenal bahan alami dalam produk perawatan

Kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan dan lingkungan makin besar, hal ini diiringi dengan mulai berkembangnya produk-produk yang dibuat dari bahan alami (back to nature) termasuk sabun mandi. Sabun mandi yang berasal dari bahan alami ini diklaim tanpa tambahan bahan kimia sintesis tapi dapat berfungsi sebagai mana fungsi sabun mandi yaitu membersihkan kulit dan menyehatkan. Harga memang lebih mahal tapi sangat baik untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Nah apa saja sih kandungan sabun mandi alami ini;

Hyrolized Collagen atau kolagen adalah protein yang salah satu fungsinya mempertahankan elastisitas kulit. Kolagen mengandung asam amino dan protein yang sangat baik untuk menjaga lapisan kulit luar agar tetap halus dan sehat. Kolagen juga dapat mencerahkan dan melembabkan kulit.

Secara alami tubuh memproduksi kolagen namun seiring usia produksi collagen alami dalam tubuh berkurang. Kekurangan kolagen akan berdampak langsung pada kulit wajah.

Produk perawatan tubuh umumnya dilengkapi kolagen yang berfungsi mengencangkan kulit dan memperlambat proses penuaan. Kolagen alami yang ditambahkan pada produk perawatan seperti sabun umumnya diambil dari ikan.

Glutathion

Glutathion merupakan kombinasi dari tiga komponen asam amino (protein) yaitu cysteine, glycine dan glutamine. Sejak lahir tubuh memproduksi zat ini yang fungsinya menangkal radikal bebas dan regenerasi sel. Glutathion juga berfungsi mengurangi melanin dan mengubah produksi melanin yang menyebabkan kulit menjadi cerah, namun tidak merubah warna kulit.

Saat melewati usia 20 tahun produksi glutathione akan berkurang sesuai pertambahan usia, stress berlebih salah satu penyebab berkurangnya produksi glutathione dalam tubuh.

Sumber glutathion alami adalah bahan alami organik seperti asparagus, brokoli, alpukat dan bayam. Buah-buahan mentah dan sayuran segar sangat baik untuk meningkatkan tingkat  glutathion seperti sayuran seperti kembang kol, kubis dan taoge.

Spiriluna

Spirulina adalah mikroalga yang tumbuh secara alami di lautan atau danau asin pada wilayah dengan iklim subtropis. Spiriluna diklasifikasikan sebagai tanaman karena memiliki pigmen untuk melakukan fotosintesis.

Spiriluna kerap ditambahkan dalam produk perawatan karena menurut sejumlah penelitian spiriluna mengandung zat antioksidan, vitamin dan zat –zat yang dibutuhkan kulit.***(rina)