Kenapa pori-pori wajah bisa terlihat besar?

Pori-pori yang besar dan terlihat jelas di kulit wajah bisa disebabkan oleh dua faktor: yaitu faktor internal tubuh dan faktor eksternal lingkungan. Mulai dari sinar matahari hingga rutinitas mencuci muka bisa menjadi penyebabnya.

Pernahkah Anda merasa terganggu saat bercermin dan melihat pori-pori di wajah terlihat besar? Pasti sangat membuat Anda tidak percaya diri. Penyebab pori-pori yang besar adalah produksi sebum yang berlebih. hingga membuat pori-pori wajah melebar untuk mengeluarkan kelebihan sebum tersebut. Lubang yang besar pada pori tersebut kemudian bisa tersumbat oleh kotoran serta sel kulit mati hingga pori yang terbuka akan tampak semakin jelas terlihat.

Berdasarkan kutipan dari sehatq(dot)com berikut beberapa penyebab pori-pori yang besar.

1. Faktor genetik
Salah satu penyebab pori-pori besar yang sulit dihilangkan adalah karena faktor genetik/keturunan. Orang-orang yang memiliki jenis kulit berminyak cenderung memiliki pori-pori yang besar. Hal itu karena kelenjar sebum mereka lebih aktif memproduksi minyak, sehingga pori-pori pun membesar untuk mengeluarkan produksi minyaknya.

Mereka yang mempunyai lapisan kulit tebal juga biasanya memiliki pori-pori dengan ukuran yang besar. Jenis kulit berminyak atau kulit yang tebal ini merupakan kondisi yang diturunkan. Jika orang tua atau saudara kandung anda memiliki kulit berminyak dan pori-pori besar anda juga cenderung akan memilikinya.

2. Fluktuasi hormon
Besar atau kecil ukuran pori-pori sebetulnya tidak tetap. Ukurannya akan ikut berubah sesuai dengan fluktuasi hormon. Misalnya yang sering jelas terlihat adalah ibu hamil. Pada beberapa calon ibu, kulit wajahnya terlihat lebih halus dan berseri selama kehamilan.Sementara pada sebagian ibu hamil lainnya perubahan hormon justru membuat kulit wajah berminyak, kusam dan pelebaran pori-pori.

Dalam siklus bulanan wanita meningkatnya kadar hormon menjelang ovulasi juga berpengaruh terhadap kulit. Peningkatan hormon dapat memperbesar ukuran pori-pori. Sebaliknya saat masa ovulasi lewat kadar hormon akan turun dan pori-pori ikut mengecil.

3. Paparan sinar matahari
Kulit yang sering terkena sinar matahari langsung lama-kelamaan akan mengalami penebalan yang menjadi penyebab pori-pori membesar. Selain kulit menebal, sinar Ultraviolet (UV) juga mampu melemahkan kolagen. Kolagen berfungsi menjaga kekencangan kulit dan pori-pori lebih rapat . Kerusakan kolagen akan berakibat pada kekurangan nya elastisitas kulit dan melebarnya lubang pori-pori.

4. Pertambahan usia
Penyebab pori-pori besar yang satu ini memang tidak bisa dihindari. Semakin naik usia seseorang maka semakin menurun kemampuan tubuh memproduksi elastin dan kolagen. Sehingga kulit jadi terlihat kendur, mulai keriput dan pori-pori lebih besar. Pola aktivitas dan paparan sinar matahari yang di terima selama masa muda juga memengaruhi kondisi kulit di masa tua.

5. Terlalu sering membersihkan wajah
Meski kotoran dan sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori, membersihkan wajah terlalu sering justru dapat menjadi penyebab pori-pori besar. Penggunaan sabun dan produk pembersih wajah yang terlalu sering berpotensi mengiritasi kulit. Kulit akan menebal dan menyebabkan pori-pori membesar.

6. Jenis kelamin
Secara alami, pori-pori di kulit laki-laki memang lebih besar daripada pori-pori si kulit wajah perempuan. Hal itu dikarenakan perbedaan hormon pada laki-laki da perempuan. Kaum lelaki juga memiliki rambut tubuh lebih banyak. Sehingga pori-porinya juga lebih besar.

7. Merokok
Kebiasaan merokok tidak sehat untuk kulit. Pasalnya, racun-racun yang dihasilkan oleh asap rokok akan merusak elastisitas kulit dan menyebabkan penuaan dini. Merokok dapat menyebabkan kulit mengeluarkan sebum lebih banyak. Sehingga pori-pori akan membesar.

CARA MENGATASI PORI-PORI YANG BESAR

Setelah mengetahui apa saja pemicu pori-pori kulit wajah membesar, berikut sejumlah rekomendasi yang bisa anda lakukan untuk mengecilkan pori-pori. Dikutip dari American Academy of Dermatolog, caranya adalah sebagai berikut:

1. Gunakan skincare dan makeup yang non-comedogenic, oil free atau tidak menutup pori.
2. Cuci muka 2x sehari menggunakan sabun pencuci muka yang mengandung ekstrak lemon, minyak zaitun dan bahan alami lainnya.
3. Gunakan produk dengan kandungan salicylic acid untuk mengatasi jerawat pada wajah .
4. Aplikasikan sunscreen setiap keluar rumah.
5. Lakukan eksfoliasi rutin dengan bahan yang lembut.
6. Jika memiliki kulit berminyak dan berjerawat, gunakan produk dengan kandungan rerinol untuk rangkaian skincare malam hari. Namun jika dalam kondisi hamil atau menyusui sebaiknya tidak menggunakan produk ini.

Beberapa penyebab pori-pori besar mungkin sulit untuk dijauhi, seperti faktor genetik, usia maupun jenis kelamin.
Namun sebagian lainnya masih bisa Anda hindari sebisa mungkin seperti dari merokok, paparan sinar matahari, serta frekuensi mencuci wajah. Pilihan ada di tangan Anda.***(arya)