5 kunci menghadapi new normal di tengah pandemi Corona

Beberapa bulan lalu, pemerintah Indonesia membatasi warganya untuk beraktivitas di luar rumah demi memutus rantai persebaran virus Corona. Namun, kini pembatasan tersebut mulai usai dan memasuki fase baru, yaitu normal baru atau new normal. Setiap orang diharapkan mampu menghadapi tatanan normal baru meskipun pandemi Corona masih berlangsung.

Namun, hal tersebut bukan hal yang mudah untuk dilakukan, mengingat virus Corona mudah menular dan begitu membahayakan. Oleh karena itu, sebaiknya setiap orang mengetahui cara agar mampu menghadapi normal baru meskipun virus Corona masih belum mereda. Berikut ini adalah 5 kunci dalam menghadapi new normal yang bisa diaplikasikan:

1. Mengelola stress

Virus Corona begitu menakutkan karena selain mudah menyebar juga belum ditemukan vaksinnya hingga saat ini. Namun, hidup di tengah ketakutan terus menerus tentu bisa mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Agar hal tersebut tidak terjadi, cobalah untuk menerima kondisi yang terjadi saat ini, yaitu memulai untuk hidup berdampingan dengan virus Corona.

Hal tersebut tentu tidak mudah dilakukan sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dan mengelola ketakutan yang ada. Kemudian, mulailah untuk membiasakan perilaku kebiasaan baru dan selalu membaca informasi seputar COVID-19 dari portal berita yang valid.

2. Menaati aturan

Memasuki fase new normal, pemerintah mengeluarkan panduan protokol kesehatan. Misalnya, hindari kerumunan, wajib menggunakan masker di luar rumah, dan rajin mencuci tangan serta membawa hand sanitizer kemanapun.

Aturan tersebut dikeluarkan agar warganya selalu sehat dan terhindar dari COVID-19. Maka, taati aturan yang ada dan jangan menjadi pribadi yang membangkang karena tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.

3. Menjalin komunikasi

Hidup di tengah kondisi yang serba tidak pasti seperti ini tentu melelahkan dan juga membosankan. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap menjalin komunikasi secara online dengan orang terdekat untuk mengatasi rasa jenuh yang bisa menimbulkan stress. Pasalnya, manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial sehingga memiliki kebutuhan untuk berinteraksi dengan orang lain.

4. Menjaga kesehatan

Dalam menghadapi fase new normal, dibutuhkan imunitas dan stamina yang prima. Oleh karena itu, semua orang disarankan untuk melakukan olahraga agar memiliki daya tahan tubuh yang baik. Jika belum terbiasa berolahraga sebelumnya, mulailah dengan olahraga ringan terlebih dahulu. Selain itu, perhatikan pula asupan makanan sehari-hari dana mengonsumsi makanan bergizi dan bernutrisi tinggi.

Menjaga kesehatan dalam menghadapi fase normal baru juga bisa dengan memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Minumlah lebih dari 10 gelas per hari bagi orang dewasa dan 5 hingga 6 gelas per hari untuk anak-anak. Kemudian, miliki rutinitas tidur yang teratur dan berkualitas agar memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik.

5. Tetap waspada

Pemerintah berencana untuk mulai meregangkan beberapa aturan pada fase normal baru. Misalnya, mulai dibukanya tempat peribadatan, pusat perbelanjaan, maupun beroperasinya transportasi umum. Namun, untuk menghindari diri dari terinfeksi COVID-19, sebaiknya tetap waspada dan jangan lengah.

Kemudian, jangan terlena untuk buru-buru pergi ke tempat umum terlebih dahulu jika tidak memiliki keperluan tertentu. Pasalnya, pandemi Corona masih berlangsung dan tempat umum bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19. Jadi, jangan dulu bereuforia dalam memasuki fase normal baru dengan tetap waspada dan tidak panik.

Itulah ulasan mengenai 5 kunci dalam menghadapi new normal ditengah pandemi Corona yang belum juga berakhir. Agar menghindari diri dari terinfeksi COVID-19 dan memutus rantai penularan, patuhi peraturan yang telah ditetapkan. Kemudian, mulailah beradaptasi dengan menerapkan hidup sehat dan juga menjaga kebersihan diri serta lingkungan.***(olga)