5 Jenis infeksi kulit akibat bakteri

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai 5 jenis infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri. Gejala dari setiap kasus infeksi mungkin berbeda-beda.

Kulit berfungsi sebagai pelindung otot, jaringan, tulang dan organ lain dari berbagai macam gangguan yang berasal dari luar tubuh seperti bakteri dan kuman. Tapi kita juga bisa terinfeksi bakteri loh..

Bakteri dan kuman bisa menyebabkan gangguan kulit atau infeksi. Dan gejalanya pun berbeda-beda seperti gatal, ruam kemerahan, kulit bengkak atau luka meradang.

Adapun jenis-jenis infeksi menurut Orami Parenting yang dikutip dari jurnal Australian Prescriber antara lain :

1. Abses

Ada yang pernah mengalami bisul?

Bisul atau abses adalah jenis infeksi kulit yang menyerang folikel rambut dan jaringan bawah kulit kita. Bisul ini bisanya muncul di daerah ketiak, punggung dan tungkai.

Kita dapat melihat gejala abses secara langsung seperti :
– Muncul benjolan merah berisi nanah dan terasa sakit.
– Jika bisul itu membesar, maka kulit pada area bisul akan terasa hangat dan sedikit keras, kata David A Talan, MD, FACEP, FIDSA, seorang Profesor dari UCLA School of Medicine.

Untuk kasus seperti ini, kita bisa langsung konsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Jika bisul disertai demam, maka dokter akan memberikan paracetamol. Dokter juga biasanya akan memberikan antibiotik untuk mengobati bisul. Jika diperlukan maka akan di lakukan pembedahan untuk mengeluarkan nanah.

2. Selulitis

Selulitis yaitu infeksi kulit yang menyerang jatingan lunak bawah kulit yang dalam. Biasanya menyerang bagian tungkai.

Berikut ciri-ciri selulitis:
– Jika selulitis menyerang tungkai maka kita akan sulit bergerak dan berjalan.
– Merasa demam, pusing dan keringat dingin karena reaksi dari peradangan.

3. Impetigo

Yaitu suatu infeksi kulit yang sangat menular yang menyebabkan luka merah pada wajah. Impetigo terutama terjadi pada anak-anak dan bisa menular kalau melakukan kontak langsung dengan penderitanya.

Gejala-gejala impetigo adalah:
1. Muncul bintik-bintik pada kulit yang berisi cairan yang menyerupai cacar.
2. Impetigo muncul di sertai rasa nyeri dan gatal.
3. Bintik-bintik biasanya pecah dalam beberapa hari dan berubah menjadi kerak berwarna kuning.

4. Folikulitas

Folikulitas adalah peradangn yang menyerang selubung akar rambut (folikel). Folikulitas biasanya menyerang daerah kulit yang ditumbuhi rambut misalnya, ketiak, kepala, kumis, janggut, tangan dan kaki.

Gejalanya adalah sebagai berikut:
– Muncul bruntus-bruntus merah berisi nanah di sekitar pangkal rambut.
– Disertai rasa nyeri apabila tersentuh. Bruntus merah tersebut bisa pecah dan membentuk koreng.

5. Ektima

Ektima adalah suatu gejala pada kulit seperti borok yang tertutup kerak berwarna kuning atau kecoklatan. Ektima biasanya menyerang tungkai bawah.

Gejala ektima antara lain:
– Muncul luka borok sebesar 0,5 – 3 cm
– kondisi borok tertutup kerak, tebal dan agak keras.

Agar terhindar dari penyakit-penyakit kulit seperti penjelasan di atas, maka upaya yang bisa kita lakukan di antaranya menjaga selalu kebersihan kulit dengan mandi yang teratur memakai sabun antiseptik. Khususnya setelah beraktivitas di luar ruangan, dan tentu saja jagalah kebersihan lingkungan.***(arya)